Top

Cara Membuat Blog Dalam 6 Langkah

buat blog

Cara Membuat Blog Dalam 6 Langkah

Banyak mungkin dari kamu yang bertanya, bagaimana cara membuat blog? Para webmaster sering kali mendapatkan pertanyaan semacam itu. Jika kamu juga salah satu orang yang sedang mencari cara membuat blog, maka kamu ada di tempat yang tepat. Pada artikel ini, kita akan mencoba menjelaskan dengan baik bagaimana cara membuat blog dan metode apa saja yang bisa dilakukan untuk membuat sebuah blog.

Saat ini semua orang bisa dibilang harus punya sebuah blog. Entah ini sebuah bisnis online yang sederhana, toko online kecil, atau bahkan blog personal. Semua itu bisa dituangkan dalam bentuk website atau juga blog. Sementara itu, disisi lain blogging atau melakukan kegiatan yang berhubungan dengan blog ada beberapa manfaat.

  • Bisa mengembangkan kemampuan diri.
  • Membuat orang menjadi lebih mengenal brang yang kamu miliki.
  • Blog punya potensi jadi platform akuisisi user.
  • Bisa semakin sering muncul di mesin pencari.

Sekarang kita akan membahas bagaimana cara membuat blog. Secara sederhana, ada 6 langkah dalam membuat sebuah blog. Pertama adalah memilih niche blog tersebut, lalu memilih platform bloggingmu, memilih web hosting, mendaftarkan domain, mengaktifkan platform blogging tersebut dan mempublish konten. Kita akan coba membahasnya satu persatu ditambah dengan beberapa tips untuk membuat blog yang unik dan menarik.

tulis artikel

1. Cara Membuat Blog Dengan Memilh Niche yang Tepat

Kalau kamu ingin menjalankan sebuah proyek atau bisnis, maka kamu harus membuat sebuah blog yang berisi layanan, produk dan juga tujuan perusahaan. Orang-orang akan tertarik untuk tahu lebih banyak soal visi misi dan layanan yang kamu tawarkan. Sama halnya dengan niche. Memilih niche atau target pasar dari blogmu itu tidak bisa dilakukan asal dan terburu-buru. Kamu harus melakukan riset terlebih dahulu. Tidak hanya itu, kamu juga harus melakukan beberapa perbandingan. Dengan riset yang mendalam dan perbandingan yang detail, kamu akan dengan mudah mendapatkan niche yang tepat untuk blogmu.

Selanjutnya, setelah menemukan niche yang tepat, kamu bisa menentukan tulisan yang akan kamu post. Bukan hanya temanya, tapi juga bentuk tulisannya.

2. Memilih Platform Blogging

Setelah mendapatkan niche blog, kamu harus memilih pada platform mana kamu akan menulis dan menerbitkan konten-konten yang kamu buat. Kamu bisa menggunakan CMS atau sistem manajemen konten untuk mengatur kontenmu. Ada banyak sekali kelebihan yang bisa kamu dapatkan ketika memilih CMS menjadi platform bloggingmu. Pertama, kamu bisa mempersiapkan blogmu tanpa perlu belajar coding. Selanjutnya kamu bisa lebih fokus pada menulis konten baru dari pada mengkhawatirkan aspek teknis. Selain itu ada banyak kemudahan dari plugin yang tersedia di CMS. CMS juga menjadi salah satu platform yang belakangan ini menjadi sangat populer di kalangan penggiat blog.

Sementara untuk platform dari blogmu sendiri, kamu bisa menggunakan WordPress, Joomla, atau Drupal.

WordPress

Platform yang satu ini merupakan yang paling populer. WordPress memang merupakan platform yang solid untuk membuat sebuah blog. CMS pada WordPress sangat mudah dipersiapkan, dipakai, dan pengelolaannya juga mudah. Bahkan banyak penyedia hosting atau domain yang menggunakan WordPress sebagai platform mereka. WordPress punya kelebihan mudah dikelola, banyak plugin gratis, dan manajemen yang mudah dan SEO Friendly. Tapi WordPress juga punya kekurangan. Antara lain upgrade yang terlalu sering dan maintenance berkala. Hal itu bagi sebagian orang tidak terlalu menganggu. Tapi bagi beberapa orang lain, hal tersebut cukup menganggu.

Joomla

Joomla adalah salah satu platform open-source yang juga banyak dipakai oleh banyak blog di Internet. Bahkan platform yang satu ini dikenal juga sebagai salah satu saingan terbesarnya WordPress. Sama seperti WordPress, untuk mengaktifkan CMS yang satu ini, kamu tidak perlu menguasai bahasa pemograman yang ribet sehingga proses penginstalannya juga sangat cepat. Bahkan ada beberapa user yang mengatakan kalau mempublish sebuah konten di Joomla lebih mudah dibandingkan dengan platform yang lain. Selain cocok untuk pemula, dashboard yang intuitif dan multi bahasa, Joomla juga punya kekurangan. Antara lain adalah kurang fleksibel kalau dibandingkan dengan WordPress atau Drupal. Selain itu sistem keamanan CMS yang satu ini pernah bermasalah. Hal itu membuat banyak orang takut data mereka terancam ketika memakai Joomla.

joomla

Drupal

Drupal adalah CMS tingkat lanjut yang punya tempat di hati para developer. Drupal memberikan opsi kostumisasi yang sangat baik ketika kamu ingin menerapkan fitur yang kompleks. Meskipun begitu, kamu harus sangat paham dengan bahasa pemograman jika ingin tahu bagaimana cara menggunakannya. Jika kamu sudah sangat familiar dengan coding, Drupal adalah CMS yang paling tepat untukmu. Tapi ada kekurangan dari Drupal ini. Pertama adalah learning curve yang lebih sulit, mengharuskan kamu memahami hal-hal teknis, dan komunitas yang lebih kecil. Sekali lagi, Drupal hanya cocok untuk kamu yang paham coding atau sangat punya keinginan besar untuk belajar coding.

3. Memilih Hosting

Ketika kamu hendak memilih sebuah hosting, ada banyak sekali hal yang harus kamu pertimbangkan dalam memilih hosting dalam proses cara membuat blog. Pertama, pikirkan berapa banyak traffic yang kamu inginkan dalam blogmu. Selanjutnya kamu ingin berapa cepat proses setupnya. Lalu lihat, apakah disediakan bantuan entah maintenance atau sejenisnya. Setelahnya lihat apa saja fitur yang disediakan oleh penyedia hosting dan juga berapa biayanya. Mencari penyedia layanan hosting memang agak sulit. Tapi dengan membaca artikel ini kamu secara tidak langsung sudah menemukan penyedia layanan hosting terbaik. Mereka adalah IDWebhost.

4. Daftarkan Domain

Cara membuat blog yang selanjutnya adalah memberikan nama domain. Setiap website itu pasti harus disertai dengan alamat domain. Hal itu juga berlaku untuk blog yang kamu miliki. Nah, memilih nama domain haruslah tepat dan tidak boleh sembarangan. Ada beberapa penyedia hosting yang memberikan paket hosting dan domain murah sekaligus. Kamu juga bisa membeli domain secara terpisah. Kamu tinggal mengetikkan nama domain yang kamu inginkan dan mengecek, apakah domain tersebut masih tersedia atau sudah dipakai.

daftar domain

5. Aktifkan Platform Blogging

Setelah kamu membeli dan juga mengaktifkan hosting dan domain, langkah selanjutnya dalam cara membuat blog adalah mendesain dan mengelolas situs atau blog yang kamu miliki. Seperti yang sudah disebutkan di poin sebelumnya, ada 3 platform yang bisa kamu gunakan. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kamu tinggal memilih yang paling tepat dan sesuai dengan kebutuhanmu.

6. Buat Konten

Setelah websitemu sudah siap, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan agar blog yang kamu miliki itu bisa muncul di mesin pencari adalah dengan membuat konten secara berkala dan konsisten. Memang ada tools SEO yang bisa membantumu untuk membuat artikel yang disukai Google. Tapi, selain SEO, yang perlu kamu perhatikan juga adalah kualitas konten yang kamu buat. Mau sebagus apapun SEOmu, misalnya semua lampu penandanya Hijau, tapi kontenmu tidak menarik pembaca, maka semuanya akan sia-sia.

Itu tadi cara membuat blog dalam 6 langkah yang bisa kamu lakukan untuk blog pribadi atau bisnismu. Semoga bermanfaat!

No Comments

Post a Comment